fungsi agama

23 03 2009

Telah diketahui bahwa manusia itu dilahirkandalam keadaan lemah dan tidak berdaya, serta tidak mengetahui apa-apa sebagaimana firman Allah dalam Q. S. al-Nahl (16) : 78

Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalamkeadaan tidak tahu apa-apa. Dia menjadikan untukmu pendengaran, penglihatandan hati, tetapi sedikit diantara mereka yang mensyukurinya.

Dalam keadaan inilah, manusia senantiasa dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan, baik dari dalam, maupun dari luar dirinya. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu

a. Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia kedalam lingkungan kebaikan, yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya ulumuddin disebut dengan malak Al-hidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan.

b. Godaan dan rayuan yang berusaha memperdayakan manusia kepada kejahatan,yang menurut istilah Al-Gazali dinamakan malak al-ghiwayah, yakni kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada kejahatan

Disinilah letak funngsi agama dalam kehidupan manusia, yaitu membimbing manusia kejalan yang baik dan menghindarkan manusia dari kejahatan atau kemungkaran.

Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain yaitu

  1. Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.
  2. Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.

  3. Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.

  4. Memainkan fungsi kawanan sosial.





“Masohi bukan kota mati”

21 03 2009

Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.